Skip to content

Siap Mengambil Peran dalam Pembangunan Berkelanjutan

Anwar Muhammad Foundation – Semakin besar kiprah dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan, semakin dipercaya Anwar Muhammad Foundation (AMF) dalam membersamai proyek-proyek pembangunan di Indonesia. Salah satu proyek yang saat ini sedang didampingi oleh AMF adalah Surabaya Regional Railway Line (SRRL) Phase 1.

SRRL merupakan upaya menghubungkan Surabaya dengan kawasan Gerbangkertosusila. Gerbangkertosusila merupakan singkatan dari Gresik, Bangkalan, Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo, dan Lamongan. Gerbangkertasusila akan dikembangkan menjadi pusat pertumbuhan nasional dengan perekonomian yang berkembang pesat dan lingkungan binaan berstandar tinggi. Proyek ini merupakan persembahan pemerintah Indonesia kepada masyarakat Jawa Timur. Proyek ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antar daerah serta mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah Jawa Timur.

SRRL ini merupakan proyek strategis antara pemerintah Jerman dan Indonesia. Salah satu sumber pembiayaan proyek ini berasal dari KfW, bank pembangunan dan investasi asal Jerman. Proyek ini merupakan bagian dari Global Green Growth Institute. Proyek ini merupakan salah satu upaya mitigasi perubahan iklim di Indonesia.

AMF Progresif dan Berdampak

Pembangunan Berkelanjutan

(sumber foto: Unsplash)

Saat ini, proyek sedang dalam proses penyusunan dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) serta Persetujuan Teknis (Pertek). AMDAL merupakan dokumen yang memuat dampak penting suatu proyek terhadap lingkungan. AMDAL wajib diterbitkan sebagai prasyarat penyelenggaraan suatu proyek. Pertek merupakan persetujuan oleh pemerintah terkait standar perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup sesuai peraturan perundang-undangan.

Baca Juga: Pentingnya Andil Parlemen dalam Penanganan Perubahan Iklim

Dilakukan pertemuan virtual pada akhir Mei 2022 untuk membahas penyusunan AMDAL dan Pertek. Pertemuan dihadiri oleh beberapa orang dari Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan. Selain itu, perwakilan dari berbagai kementerian, seperti Kementerian Keuangan dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan juga ikut serta. Representasi Bappenas dan Bappelitbang Jawa Timur juga hadir. Selain itu, kepala Dishub, DLH, serta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Atap Juga menghadiri pertemuan.

Baca Juga: Menilik Sisi Lain Penilaian ESG: Apa Benar Menjadi Solusi?

Rapat dipimpin oleh Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api, Kasubdit Penataan dan Pengembangan Jaringan. AMF selaku konsultan dalam proyek ini menyampaikan bagaimana proses penyusunan AMDAL dan Pertek yang sudah dilakukan. Proses dilakukan dengan seksama, termasuk terdapat wawancara bersama masyarakat. Dalam pertemuan, kedua dokumen ini didiskusikan bersama sehingga dokumen bersifat komprehensif.

Mengambil Peran dalam Pembangunan Berkelanjutan

Dipenuhinya persyaratan pembangunan yang berkelanjutan membutuhkan peran berbagai pihak. Terdapat pihak pemerintah yang memiliki regulasi yang tegas untuk memastikan proyek diselenggarakan berdasarkan peraturan yang berlaku. Pihak pemerintah juga memiliki tim yang memetakan kondisi lapangan sehingga proyek dapat dijalankan sesuai dinamika lapangan.

Baca Juga: Dua Tahun Berhenti Pandemi, Car Free Day Jakarta Diadakan Lagi

Pihak konsultan mendesain proyek sedemikian rupa sehingga proyek bisa tepat guna dan tepat sasaran. Pendanaan pun tidak hanya berpangku tangan pada APBN atau APBD. Keikutsertaan pihak swasta dalam pembiayaan juga dapat dilakukan. Masing-masing pihak memiliki peran penting untuk mewujudkan keberlanjutan suatu proyek pembangunan.

Author