Lompat ke konten

Prabowo Luncurkan Gerakan “Indonesia ASRI” untuk Negeri yang Aman, Sehat, dan Bersih

Anwar Muhammad Foundation – Presiden Prabowo Subianto menyoroti rencana peluncuran Gerakan “Indonesia ASRI” (Aman, Sehat, Resik, Indah) sebagai bagian dari upaya pemerintah membangun Indonesia yang lebih aman, sehat, bersih, dan tertata. Inisiatif ini sejalan dengan visi penguatan kualitas hidup masyarakat serta pembangunan berkelanjutan.

Dalam berbagai kesempatan, Prabowo menegaskan bahwa konsep Indonesia ASRI bukan sekadar slogan, melainkan pendekatan strategis untuk mendorong ketertiban lingkungan, kesehatan publik, dan budaya gotong royong.

“Dalam waktu dekat, saya sebetulnya mau meluncurkan apa yang saya sebut Gerakan Indonesia ASRI. Aman, sehat, resik, indah,” ujar Prabowo dalam Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah di Sentul, Bogor.

Gerakan ini hadir di tengah tantangan nasional seperti pengelolaan sampah, perubahan iklim, ketahanan kesehatan pasca-pandemi, serta kebutuhan memperkuat ketertiban sosial. Secara konseptual, Indonesia ASRI juga sejalan dengan agenda global seperti Sustainable Development Goals (SDGs), terutama pada aspek kesehatan, sanitasi, kota berkelanjutan, dan lingkungan hidup.

 

Visi dan Misi Gerakan Indonesia ASRI

Gerakan Indonesia ASRI

Sumber: vibizmedia.com

Indonesia ASRI dirancang sebagai platform kolaboratif antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang lebih tertib, sehat, dan layak huni. Pendekatannya mencakup empat nilai utama:

  • Aman — mendorong ketertiban sosial, keamanan lingkungan, dan kesiapsiagaan menghadapi risiko.
  • Sehat — memperkuat gaya hidup sehat, layanan kesehatan dasar, serta pencegahan penyakit.
  • Resik (Bersih) — menekankan pengelolaan sampah, kebersihan lingkungan, dan pengurangan pencemaran.
  • Indah — memperbaiki estetika ruang publik, permukiman, dan kawasan hijau agar lebih nyaman dan produktif.

Pemerintah juga mendorong keterlibatan berbagai pihak, termasuk aparat, komunitas, pelajar, dan generasi muda, untuk menumbuhkan budaya disiplin, gotong royong, dan kepedulian lingkungan.

Dampak Gerakan terhadap Kehidupan Sehari-hari

Gerakan Indonesia ASRI

Sumber: Detik Merdeka

Gerakan ini langsung beri dampak nyata. Di Jakarta, KLHK pimpin aksi bersih Kebon Nanas hingga Sungai Cipinang, angkut sampah plastik dan anorganik. Sulawesi Selatan terapkan ASRI tindak lanjut Rakornas, fokus tertib lingkungan.

Ekonomi hijau dorong lapangan kerja: mangrove ciptakan 1 juta jobs pesisir lindungi abrasi 40% pantai. Gentengisasi kurangi panas rumah, tingkatkan kenyamanan rakyat. Penanganan sampah kurangi kerugian Rp100 triliun/tahun dari siber dan limbah.​

Partisipasi Masyarakat dan Kisah Sukses Awal

Gerakan Indonesia ASRI

Sumber: ntvnews.id

Keberhasilan Indonesia ASRI sangat bergantung pada partisipasi masyarakat. Pemerintah mendorong warga untuk terlibat melalui langkah sederhana seperti:

  • memilah sampah,
  • menjaga kebersihan lingkungan,
  • mengikuti kerja bakti,
  • dan menumbuhkan budaya hidup sehat.

Baca juga: Menata Masa Depan: Mengenal Komunitas Generasi Hijau dan Ikhtiar Menuntaskan Krisis Persampahan

Prabowo juga menekankan pentingnya semangat gotong royong, dengan pesan bahwa perubahan besar dapat dimulai dari kebiasaan kecil di tingkat keluarga dan komunitas.

Tantangan dan Harapan ke Depan

Sumber: kabar24.bisnis.com

Tantangan utama gerakan ini mencakup koordinasi lintas daerah, konsistensi implementasi, serta perubahan perilaku masyarakat. Ke depan, pemantauan kebijakan, transparansi program, dan kolaborasi multipihak diharapkan dapat memperkuat efektivitas Indonesia ASRI.

Sebagai bagian dari visi Indonesia Emas 2045, konsep Aman, Sehat, Resik, dan Indah diharapkan menjadi fondasi untuk menciptakan lingkungan yang lebih layak huni, berkelanjutan, dan berdaya saing.

“Sampah bisa menjadi sumber bencana dan penyakit. Kita harus memperkuat budaya gotong royong dan disiplin,” ujar Prabowo.

 

Kesimpulan

ASRI fondasi Indonesia Emas 2045. Integrasi aman-sehat-resik-indah jawab banjir Jakarta, polusi Surabaya, ketahanan pangan. Koordinasi Kemenko PMK pantau, kolaborasi ASEAN-PBB transfer tech air bersih.​

Prabowo: “Sampah bencana, sampah penyakit. Kita dukung gotong royong”. Mulai kecil: pilah sampah, korve pagi, ganti genteng.​

 

Referensi

Badan Pusat Statistik. (2025). Statistik Lingkungan Hidup Indonesia 2025. BPS.
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. (2026). Aksi Nyata Gerakan ASRI.

Metro TV News. (2026, 1 Februari). Presiden Prabowo segera meluncurkan Gerakan Indonesia ASRI.

Sekretariat Kabinet RI. (2026, 2 Februari). Presiden Prabowo tegaskan penanganan sampah nasional terpadu melalui Gerakan Indonesia ASRI.

Author