Lompat ke konten

Satwa Langka Indonesia Terancam Punah, Apa yang Bisa Kita Lakukan?

Anwar Muhammad Foundation – Indonesia dikenal sebagai salah satu negara dengan keanekaragaman hayati terkaya di dunia, memiliki ribuan spesies flora dan fauna yang endemik, artinya hanya ditemukan di wilayah tertentu di Indonesia. Contohnya satwa langka seperti harimau sumatra, macan tutul jawa, badak jawa, dan burung cenderawasih merupakan ikon dan bagian penting dari kekayaan alam Indonesia. Namun, banyak spesies langka di tanah air kini menghadapi ancaman serius akibat berbagai faktor, mulai dari perusakan habitat hingga perubahan iklim. Jika tidak ada upaya nyata untuk melindungi mereka, sejumlah spesies bisa saja punah dalam waktu dekat.

Data terbaru menunjukkan sekitar 2.432 jenis spesies di Indonesia saat ini berstatus terancam punah, mulai dari tumbuhan, jamur, hingga mamalia. Di antara spesies terancam, tumbuhan merupakan kelompok yang paling banyak dengan sekitar 1.381 spesies. Mamalia yang terancam punah mencapai 554 spesies, dan burung yang terancam sebanyak 395 spesies.

Statistik Satwa Terancam Punah

satwa langka Indonesia

Sumber: mongabay

Berdasarkan data dari IUCN Red List tahun 2025, secara global terdapat lebih dari 47 ribu satwa berstatus terancam punah, dengan sekitar 10 ribu di antaranya berstatus Kritis. Indonesia turut menyumbang jumlah signifikan, dengan beberapa satwa paling langka seperti orangutan kalimantan yang populasinya menurun drastis dari sekitar 288.500 individu tahun 1973 menjadi hanya sekitar 47 ribu pada 2025. Badak Jawa diperkirakan hanya tersisa sekitar 75 ekor di Taman Nasional Ujung Kulon, menjadikannya salah satu mamalia paling terancam.

Grafik Perkembangan Jumlah Spesies Terancam Punah di Indonesia dari tahun 2022-2025

Kategori SpesiesJumlah pada Tahun 2022Proyeksi 2025
Tumbuhan1.300+1.381+
Mamalia520+554+

Burung

370+395+
Total2.190+2.432+

 

Grafik batang ini menunjukkan tren peningkatan jumlah spesies terancam punah dari tahun 2022 ke 2025 akibat tekanan habitat, perburuan, dan perubahan iklim.

Penyebab Utama Ancaman Kepunahan

satwa langka Indonesia

Sumber: kumparan

Beberapa faktor mendasar menyebabkan spesies langka terancam punah di Indonesia:

  • Deforestasi dan Perusakan Habitat: Ekspansi perkebunan, pertambangan, dan pembangunan infrastruktur menyebabkan hilangnya habitat alami.
  • Perburuan Ilegal dan Perdagangan Satwa: Satwa liar diburu untuk diperdagangkan secara ilegal sebagai hewan peliharaan atau bahan obat tradisional.
  • Perubahan Iklim: Perubahan suhu dan pola hujan berdampak pada ketersediaan makanan dan habitat.
  • Polusi dan Kerusakan Ekosistem: Pencemaran air dan tanah serta fragmentasi habitat menurunkan kualitas lingkungan hidup.

Baca Juga : Kepunahan Spesies, Ekosistem Kita Perlahan Runtuh?

Langkah-langkah Konservasi yang Dapat Kita Dorong

satwa langka Indonesia

Sumber: taman nasional zamrud

Melindungi spesies langka memerlukan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta. Beberapa tindakan strategis yang bisa diupayakan meliputi:

  • Penguatan Kawasan Konservasi: Memperluas dan memperketat pengelolaan taman nasional, suaka margasatwa, dan cagar alam.
  • Pemberdayaan Masyarakat Lokal: Melibatkan masyarakat sekitar habitat dalam pelestarian dan pemantauan satwa.
  • Edukasi dan Kampanye Kesadaran: Meningkatkan kesadaran publik terhadap pentingnya menjaga keanekaragaman hayati melalui pendidikan dan media.
  • Penegakan Hukum Anti Perburuan: Memperkuat sistem hukum dan pengawasan untuk mencegah perburuan dan perdagangan ilegal.
  • Pengembangan Ekowisata Berkelanjutan: Melibatkan masyarakat dalam ekowisata yang ramah lingkungan agar pelestarian berdampak pada kesejahteraan lokal.

Peran Individu dalam Melindungi Satwa Langka

satwa langka Indonesia

Sumber: profauna indonesia

Setiap individu memiliki peran penting dalam mendukung pelestarian. Hal yang bisa dilakukan antara lain:

  • Mengurangi penggunaan produk yang merusak habitat, seperti produk berbasis sawit dari pembukaan hutan ilegal.
  • Melakukan pengamatan dan pelaporan jika menemukan aktivitas ilegal yang mengancam spesies langka.
  • Mendukung organisasi konservasi melalui donasi atau partisipasi kegiatan.
  • Mengedukasi lingkungan sekitar tentang pentingnya menjaga satwa dan tumbuhan langka.

Kesimpulan

Ancaman kepunahan spesies langka di Indonesia adalah masalah serius yang membutuhkan perhatian dan aksi nyata. Melalui kolaborasi berbagai pihak dan kesadaran individu, kita dapat membantu melindungi kekayaan hayati yang menjadi warisan berharga bagi generasi mendatang. Menjaga kelestarian spesies langka bukan hanya soal konservasi alam, tapi juga menjaga keseimbangan ekosistem dan keberlanjutan kehidupan manusia.

 

Referensi

Ayuningtyas, D., & Suprayogi, Y. (2025, April 26). Status Burung Indonesia 2025: 12 Spesies kian Terancam. Betahita.id.

Permata, B. A., & Bagaskoro, A. S. (2023, April 4). Daftar Merah IUCN Hewan Terancam Punah di Indonesia. MAPID.

Sari, R. (2025). Pemerintah Mulai Operasi Merah Putih: Translokasi Badak Jawa. Kementerian Kehutanan.

IUCN. (2025, Maret 27). IUCN Red List of Threatened Species. Data Indonesia Instagram Post.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. (2024). STATUS KEKINIAN KEANEKARAGAMAN HAYATI INDONESIA 2024. Bappenas Digital Library.

Author