Governansi

 Tata Kelola Lembaga

Dalam menerapkan visi dan misi organisasi perlu didukung oleh tata kelola yang baik. Dengan tata kelola yang baik dapat mengoptimalkan keuntungan dan mendukung keberlanjutan usaha dalam jangka panjang. Tingkat yang paling tinggi dalam struktur adalah Ketua Dewan Direksi. Dewan Direksi memiliki peran untuk memastikan berjalannya program kerja sesuai rencana yang sudah disepakati dalam Rapat Anggota Tahunan. Siapa pun yang ada di dalam struktur organisasi ikut turut aktif dalam mengembangkan organisasi guna mencapai tujuan sesuai visi dan misinya.

Selama ini AMF lebih banyak membantu pemangku kepentingan swasta untuk menerapkan dan mengintegrasikan praktik terbaik dari Social Governance ke dalam proses bisnis di Indonesia. Saat ini Keberlanjutan Korporasi telah menjadi paradigma baru dalam sistem manajemen bisnis perusahaan. Keberlanjutan perusahaan dapat didefinisikan sebagai model pendekatan dalam keselarasan berorientasi bisnis antara produksi dan layanan yang dihasilkan oleh organisasi bisnis dengan harapan pemangku kepentingan.

Personil AMF secara kelembagaan juga telah sering diminta oleh perusahaan nasional dan multinasional untuk membantu dalam mengembangkan dan mengintegrasikan praktik bisnis ke dalam laporan keberlanjutan perusahaan sesuai dengan peraturan nasional dan ketaatan internasional (diantaranya: The Equator Principles, World Bank Environmental and Social Framework (ESF), ADB Safeguard Policy, Global Reporting Initiative (GRI), dan lain sebagainya).

Pada tahun 2012, pekerjaan dimulai dengan satu karyawan tetap dan satu klien menggunakan jaringan dari pendiri. Pekerjaannya adalah melakukan penilaian (assessment) dan perencanaan.

Sampai dengan tahun 2017, AMF masih memanfaatkan hubungan jejaring personal pendiri untuk mendapatkan pekerjaan. Tiga karyawan permanen tetap AMF direkrut untuk tugas tertentu dalam rangka pembelajaran dan perencanaan.

 

Pada tahun 2018, pendiri AMF mulai fokus dalam usahanya untuk mengembangkan kewirausahaan  sosial (sociopreneurships). Kebijakan keuangan dan prosedur diperbaiki. AMF mulai memberikan layanan konsultasi dan pendampingan teknis pekerjaan pengembangan penghidupan yang berkelanjutan dalam beberapa tahun.

Pada tahun 2019, AMF merekrut enam karyawan tetap dan empat karyawan kontrak yang ditempatkan di lapangan, dua kantor proyek dan satu kantor pusat. Dua klien utama AMF adalah Supreme Energy dan MottMac Donald. Dalam melaksanakan pekerjaan dan usahanya AMF juga melakukan kolaborasi dan memberikan dukungan kepada IAP2 Indonesia, PT Mitra Rekayasa Keberlanjutan (PT. Mirekel) dan PT. Agrotech Lestari Internasional.

 

Gulir ke Atas