Governansi

Menghadiri undangan pemerintah Provinsi Maluku Utara sebagai narasumber FGD mengenai Kemitraan Multi Pihak (KMP).
Daftar Pemangku Kepentingan

Kami memetakan beberapa daftar pemangku kepentingan, terutama terhadap perusahaan-perusahaan pemerintah maupun swasta yang dalam pelaksanaan kegiatan operasional dan proyeknya memberikan dampak negatif terhadap lingkungan dan sosial, khususnya menyebabkan hilangnya sumber mata pencaharian bagi masyarakat (skala rumah tangga) yang terkena Dampak Proyek (Project Affected People – PAPs). Oleh karena itu, untuk menghindari kerusakan lingkungan, timbulnya konflik sosial, dan kesulitan jangka panjang yang parah terhadap masyarakat setempat, para pemangku kepentingan secara hati-hati merencanakan dan melaksanakan proyek dengan mempertimbangkan aspek-aspek lingkungan dan sosial. 

Mitigasi lingkungan dan dampak sosial perlu ditetapkan untuk mengurangi dan merehabilitasi dampak negatif proyek terhadap lingkungan dan masyarakat setempat. Mitigasi dampak lingkungan dan sosial dilakukan untuk memastikan perbaikan atau setidaknya memulihkan kondisi sosial dan ekologi. Tantangan utama yang dirasakan oleh para pemangku kepentingan adalah bagaimana cara untuk menyeimbangkan antara investasi proyek dengan risiko-risiko proyek tersebut yang dapat menimbulkan dampak buruk dan konflik sosial bagi masyarakat setempat.

Para Pemangku Kepentingan AMF adalah perusahaan-perusahaan yang bergerak di industri pertambangan, energi terbarukan dan perusahaan energi lainnya. Selain itu tentunya juga pemerintah, mitra lembaga, pegawai, masyarakat lokal, konsumen, anggota dewan, dan pelaku bisnis.

 

Gulir ke Atas